Maslim As-singkily

Nama : Maslim As-singkily
Umur : 30 Tahun
Jabatan : Turtle conservation project coordinator

Maslim berperan terhadap perencanaan dan implementasi program spesies prioritas di Pulau Rote untuk mendukung reintroduksi kura-kura leher ular di Pulau Rote. Setelah menyelesaikan masternya pada program Biosains Hewan di Institut Pertanian Bogor, ia bergabung dengan WCS pada tahun 2016 dan telah terlibat dalam inisiasi dua proyek baru WCS di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Timur. Selain fokus pada kura-kura dan satwa reptile pada umumnya, ia juga bekerja sama dengan pemerintah Nusa Tenggara Timur dalam mengembangkan model Kawasan Ekosistem Esensial untuk spesies penting yang hidup di luar kawasan lindung. Sejak 2010, ia telah aktif dalam konservasi penyu di Aceh dan Sumatra. Dia bekerja untuk Jaring KuALA sebagai associate research scientist pada 2010-2014 untuk mendukung program konservasi penyu, komunitas pesisir, dan pendidikan lingkungan untuk anak-anak sekolah di pesisir Aceh. Ia juga terlibat dalam program konservasi penyu yang digagas oleh WWF Aceh pada 2012-2014.

“Turtles are cute, but they are the most endangered taxa in the world. Semua hewan dan tumbuhan layak untuk hidup di muka bumi ini, jangan jadi makhluk yang egois dan merasa paling layak untuk tinggal di muka bumi ini.”